Promosikan Destinasi Wisata, Dinas Poraparekraf Sulbar Dukung Puteri Indonesia Wakil Sulawesi Barat

Promosikan Destinasi Wisata, Dinas Poraparekraf Sulbar Dukung Puteri Indonesia Wakil Sulawesi Barat

PELADEN INDONESIA  – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menerima kunjungan Nadia Sarah Annisa, di ruang kerjanya, pada Senin, 2 Maret 2026. Nadia merupakan wakil Sulawesi Barat pada ajang Puteri Indonesia 2026.

Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai isu strategis, terutama terkait potensi pengembangan pariwisata, pembangunan kepemudaan, serta penguatan sektor ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.

Diskusi tersebut sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong promosi destinasi unggulan, pemberdayaan generasi muda, dan peningkatan daya saing produk ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penguatan citra Sulawesi Barat di tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, Bau Akram Dai menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian Nadia pada kompetisi pemilihan Putri Indonesia 2026 sebagai perwakilan Sulawesi Barat pada ajang nasional tersebut.

Kepala Dispoparekraf menilai partisipasi Nadia sebagai wakil Sulawesi Barat bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum strategis untuk mempromosikan budaya, destinasi wisata, serta potensi ekonomi kreatif daerah.

“Kehadiran Nadia sebagai wakil Sulawesi Barat di ajang Puteri Indonesia 2026 adalah momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya, destinasi wisata, serta produk ekonomi kreatif daerah kita ke kancah nasional bahkan internasional. Kami berharap Nadia dapat tampil maksimal dan menginspirasi generasi muda Sulbar,” ujar Bau Akram.

Lebih lanjut, Bau Akram juga menegaskan keikutsertaan Nadia selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan kepemudaan dan penguatan olahraga untuk mendorong generasi muda hidup aktif dan sehat.

“Keikutsertaan Nadia sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan kepemudaan dan pengembangan sektor olahraga. Kami ingin generasi muda Sulawesi Barat tumbuh sebagai pribadi yang aktif, sehat, dan berdaya saing melalui budaya hidup sehat yang konsisten,” ujar Bau Akram.

Ia juga menyebut advokasi kesehatan jantung yang diusung Nadia penting untuk meningkatkan kebugaran dan mencegah penyakit sejak dini, sehingga diharapkan menjadi gerakan bersama di Sulawesi Barat.

Sementara itu, Nadia Sarah Annisa menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya Dispoparekraf. Lulusan Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude tersebut dikenal aktif mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui berbagai kegiatan lari, termasuk partisipasi dalam ajang internasional seperti Paris Marathon.

Melalui kampanye #HeartToMove, ia mendorong generasi muda untuk menerapkan gaya hidup aktif sebagai upaya pencegahan penyakit jantung yang kini kian banyak menyerang usia produktif akibat gaya hidup sedentari.

Sebagai putri berdarah Majene, Nadia adalah cucu dari H.M. Zikir Sewai, salah seorang tokoh kunci pembentukan Provinsi Sulawesi Barat dan pendiri Universitas Sulawesi Barat.

Dengan latar belakang semangat pengabdian tersebut, wakil Sulbar ini diharapkan mampu menguatkan advokasi kesehatan sekaligus mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Sulawesi Barat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap keikutsertaan Nadia dapat menjadi inspirasi serta memperkuat eksistensi daerah di tingkat nasional. (am)

You might also like
Bapenda Sulbar Kuliti Capaian PAD dan Retribusi Awal Tahun

Bapenda Sulbar Kuliti Capaian PAD dan Retribusi Awal Tahun

Pemprov Sulbar Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri 2026

Pemprov Sulbar Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri 2026

Kominfo Sulbar Dorong Optimalisasi Aplikasi LAPOR

Kominfo Sulbar Dorong Optimalisasi Aplikasi LAPOR